Sosok Bima Dalam Pewayangan
Bima adalah anak kedua Dewi Kunti. Ayahnya Prabu Dewanata raja Astina. Ayahnya yang resmi adalah Batara Bayu, dewa penguasa angin. Setelah Prabu Dewanata menikah dengan Dewi Kunti dan Dewi Madanta dikutuk oleh seorang Brahmana. Brahmana itu bernama Resi Kinidanu. Kutukannya adalah bilama Pandu menjalankan kewajiban sebagai suami, maka saat itu juga ajalnya akan tiba. Karena kutukan itu, Pandu tidak berani lagi menyentuh istrinya. Namun, sebagai seorang raja ia harus mempunyai keturunan maka atas izinnya, Dewi Kunti menerapkan aji aditya bedanya untuk memanggil Dewi Kunti memang Batara Bayu. Dari Dewa penguasa angin itu Kunti melahirkan seorang putra yang diberi nama Bima.
Bima berperawakan tinggi, besar, gagah, berkumis, dan berjenggot. la mempunyai kuku panjang yang kuat sebagai senjata alamiah. Kukunya disebut pancanaka.
Bima mewakili seorang yang berkarakter jujur, lugas, tidak pandang bulu, ulet tidak pernah putus asa, spontan, dan tidak pernah menghindari tantangan. Namun Bima pun dikenal sebagai kesatria yang tak mengenal belas kasihan pada musuhnya yang jahat.
Sejak saat kelahirannya Bima telah membuat sensasi. la lahir dalam keadaan terbungkus kulit tebal. Bermacam cara telah dilakukan untuk membuka kulit itu. Berbagai senjata tajam telah dipakai untuk merobeknya, namun tidak satupun yang berhasil. Melihat kenyataan itu Prabu Pandu Dewanata masuk ruang sanggar pemujaan untuk memohon petunjuk dari para dewa. Akhirnya, Batara Guru terpaksa mengutus Batara Narada untuk menolongnya.
Atas petunjuk Batara Narada, seekor gajah bernama Sena disuruh memecahkan kulit pembungk itu. Saat itu pula Batara Bayu merasuk ke tubuh Gajah Sena. Akhirnya pembungkus itu robek. Begitu keluar dari pembungkusnya bayi Bima langsung menyerang sang gajah.
Sekali pukul, gajah itu mati. Dan begitu mati, Gajah Sena langsung menghilang dan menyatu dalam diri Bima. Itulah sebabnya, ia juga disebut Bimasena
Ensiklopedi Wayan
Setelah membaca wacana di atas coba jawab pertanyaannya !
1. Siapakah ayah yang resmi dari Bima ?
2. Coba beri gambaran bagaimana perawakan Bima ?
3. Bima dianggap mewakili karakter seorang yang jujur, kata karakter pada kalimat di atas bermakna ?
4. Kejadian apa yang membuat sensasi saat Bima lahir ?
5. Siapakah yang berhasil memecahkan kulit pembungkus bayi Bima ?
Bima adalah anak kedua Dewi Kunti. Ayahnya Prabu Dewanata raja Astina. Ayahnya yang resmi adalah Batara Bayu, dewa penguasa angin. Setelah Prabu Dewanata menikah dengan Dewi Kunti dan Dewi Madanta dikutuk oleh seorang Brahmana. Brahmana itu bernama Resi Kinidanu. Kutukannya adalah bilama Pandu menjalankan kewajiban sebagai suami, maka saat itu juga ajalnya akan tiba. Karena kutukan itu, Pandu tidak berani lagi menyentuh istrinya. Namun, sebagai seorang raja ia harus mempunyai keturunan maka atas izinnya, Dewi Kunti menerapkan aji aditya bedanya untuk memanggil Dewi Kunti memang Batara Bayu. Dari Dewa penguasa angin itu Kunti melahirkan seorang putra yang diberi nama Bima.
Bima berperawakan tinggi, besar, gagah, berkumis, dan berjenggot. la mempunyai kuku panjang yang kuat sebagai senjata alamiah. Kukunya disebut pancanaka.
Bima mewakili seorang yang berkarakter jujur, lugas, tidak pandang bulu, ulet tidak pernah putus asa, spontan, dan tidak pernah menghindari tantangan. Namun Bima pun dikenal sebagai kesatria yang tak mengenal belas kasihan pada musuhnya yang jahat.
Sejak saat kelahirannya Bima telah membuat sensasi. la lahir dalam keadaan terbungkus kulit tebal. Bermacam cara telah dilakukan untuk membuka kulit itu. Berbagai senjata tajam telah dipakai untuk merobeknya, namun tidak satupun yang berhasil. Melihat kenyataan itu Prabu Pandu Dewanata masuk ruang sanggar pemujaan untuk memohon petunjuk dari para dewa. Akhirnya, Batara Guru terpaksa mengutus Batara Narada untuk menolongnya.
Atas petunjuk Batara Narada, seekor gajah bernama Sena disuruh memecahkan kulit pembungk itu. Saat itu pula Batara Bayu merasuk ke tubuh Gajah Sena. Akhirnya pembungkus itu robek. Begitu keluar dari pembungkusnya bayi Bima langsung menyerang sang gajah.
Sekali pukul, gajah itu mati. Dan begitu mati, Gajah Sena langsung menghilang dan menyatu dalam diri Bima. Itulah sebabnya, ia juga disebut Bimasena
Ensiklopedi Wayan
Setelah membaca wacana di atas coba jawab pertanyaannya !
1. Siapakah ayah yang resmi dari Bima ?
2. Coba beri gambaran bagaimana perawakan Bima ?
3. Bima dianggap mewakili karakter seorang yang jujur, kata karakter pada kalimat di atas bermakna ?
4. Kejadian apa yang membuat sensasi saat Bima lahir ?
5. Siapakah yang berhasil memecahkan kulit pembungkus bayi Bima ?









0 comments:
Poskan Komentar